TEROSIS DAN HIKMAH

Dari berbagai media informasi ternyata kita tahu bahwa orang yang disangka gembong teroris yang tewas di Temanggung Jawa Tengah ternyata bukan Nurdin M Top tetapi anak buanya BoimIM alias Ibrahim. Informasi tersebut secara resmi telah diumumkan oleh kepala Kepolisian RI setelah dilakukan tes DNA terhadap keluarga mereka.
Lantas setelah kita tahu bahwa itu bukan Nurdin M Top apakah kita akan tetap khawatir, apakah hidup kita akan tetap tidak tenang karena Teroris no mor satu di negeri kita belum tertangkap?, terlepas dari pertanyaan tersebut sebenarnya yang mempunyai kekuasaan akan nasib, taqdir, dan kematian adalah hak Allah, kenapa harus takut karena mau tidak mau semua makhluk yang bernyawa akan mati.

Sebagai umat Muslim sebaiknya kita ambil hikmah dari peristiwa-peristiwa yang behubungan dengan Teroris dan Nurdin M Top termasuk kepandaian di dalam merekrut anggota baru, kepandaian didalam berda’wah dan menyampaikan misi merteka, kepandaian didalam mengumpiulkan dana, dan hal potif lain yang bisa kita ambil sebagi pelajaran positif. Beberapa hikmah positif yang bisa kita ambil dari peristiwa tersebut diantaranya :
  1. Belajar segala hal positif termasuk saya pikir belajar berkelahi atau berperang dalam hal ini sebaiknya kita juga sedikit bisa belajar beladiri dan mengetahui cara merakit dan menjinakan Bom untuk tujuan  positif yang tidak melanggar aturan dan hukum serta diridloi Allah.
  2. Belajar Ilmu agama lebih baik lagi serta mempelajari retorika da’wah sehingga amanah Rosul yang wajib kita sampaikan dapat mereka fahami dengan benar sebagaimana Jarinngan Islamiah yang dipimpin oleh Nurnin Muhammad Top yang pandai mendoktrin anggotanya bahwa mereka adalah para mujahhid yang apabila mereka mati maka mereka akan mati syahid dan akan masuk syurga.
  3. Bertobat dan sungguh-sungguh menjalankan segala perintah Allah dan Rosul-Nya sehingga setiap saat kita siap untuk mati, dan jangan pernah takut mati karena itu hal yang pasti akanterjadi tetapi takutlah hal-hal yang akan terjadi setelah mati.
  4. Manfaatkanlah mesjid-mesjid Allah sebagai sarana ibadah, da’wah dan silaturahmi sehingga setiap saat kita akan mengetahui salah satu saudara kita yang mempunyai masalah termasuk masalah ekonomi, sosial, dan lain-lain.
  5. Kenalilah saudara-saudara kita (anak, adik, kakak, ayah, ibu) dengan benar tanpa ikut campur dalam masalah pribadi mereka, tetapi kenal disini adalah mengetahui sikap, keinginan, kesulitan yang sebenarnya mereka alami dan kita harus selalu siap setiap saat membantu meringankan beban mereka.
  6. Tingkatkan sikap dermawan kita kepada saudara-saudara kita dan para tetangga kita.
  7. Jangan sekali-kali bersikap sombong karena yang berhak sombong hanyalah Allah SWT.
  8. Berusaha untuk menjaga lisan kita sehingga apa yang kita ucapkan adalah merupakan hal positif pertama yang akan mereka dengar sekalipun kita sedang susah atau sedang emosi.
Kalau  seorang Noordin Muhammad Top bisa mempunyai organisasi yang kuat kenapa kita tidak, perhatikan anggota Jamaah Islamiyah yang mereka rekrtut, 100% mereka adalah orang-orang yang kehidupan dan akhlak sehari-harinya tergolong baik,  suka mengaji,  suka mendengarkan da’wah, tidak pernah mabuk-mabukan, dan pendiam.
Marilah kita bersama-sama mengambil hikmah positif dari berbagai peristiwa yang berhubungan dengan Teroris dan Noordin M Top karena saya pikir hal tersebut juga termasuk Jihad Fii Sabiilillah. Jangan pernah meremehkan apa yang Allah dan Rasul-Nya sampaikan di dalam Al-Quran dan As-Sunnah.
Mari kita baca kembali surat Al-Maidah, mempelajari tafsirnya, menelaah hikmah dan maksud ayat-ayat yang ada di dalamnya serta sekuat tenaga kita amalkan apa maksud ayat-ayat tersebut. Tanyakan pada Ulama Sholeh yang bisa kita percayai untuk menjelaskan ayat-ayat tersebut. by : heroe tjahyono**