MUDAHNYA MERAIH SURGA

Dalam riwayat yang lain disampaikan oleh sahabat Ali bin Abi Tholib r.a ,bahwa Rosululloh saw bersabda : Aku berlepas diri dari seseorang yang tidak memenuhi hak kedua orang tuanya ,aku bertanya : Jika ia tidak mempunyai sesuatu,ya Rosululloh, Rosululloh menjawab : ia hendaknya menerima kata-kata mereka dengan baik, lemah lembut dan tidak membentak mereka atau mengeluarkan kata-kata yang menunjukkan kejengkelan atau ketidak sabaran.

Sabda Rosul demi Alloh yang telah mengutusku sebagai nabi dengan benar , tiada seorang yang telah dikaruniai rizki harta oleh Alloh lalu berbakti kepada kedya orang tuanya , melainkan ia akan akan bersama-sama aku di surga . Seorang bertanya : Jika ia tidak mempunyai kedua orang tua didunia, apa yang ia harus perbuat ? Rosululloh menjawab : Hendaknya ia bersedekah untuk mereka dengan memberi makan kepada fakir miskin , membaca Al Quran dan berdoa , dan jika ia tidak melakukan itu, maka ia telah mendurhakai mereka dan barang siapa mendurhakai kedua orang tuanya ia telah berbuat maksiat . Tidak seorang bersholat fardhu serta berdoa ontuk kedua orang tuanya , melainkan diterima oleh Alloh doanya dan diampuni mereka berkat doanya .

Betapapun keberhasilan dan kesuksesan seorang anak didunia selama ia tidak mampu menunjukkan baktinya kepada kedua orang tuanya niscaya tidak ada artinya, apa yang telah didapatkannya,ketenangan dan kebahagiaan tidak akan menyinarinya.Sebaliknya ketika seorang anak berjuang untuk bisa berbakti pada kedua orang tuanya walaupun hanya mampu dengan cara berkata lemah lembut niscaya Alloh akan melimpahkan rahmatNya karena : Ridlo Alloh bergantung pada keridloan orang tuanya.

Alloh SWT selalu mengajarkan kesejajaran antara ibadah kepada Nya dengan interaksi insani (hubungan antar manusia ) demikian pula antara ibadah ritual dengan kepedulian sosial , seperti halnya seorang anak yang ingin berbakti kepada orang tuanya yang sudah wafat dianjurkan membaca Al Quran dan berdoa serta bersedekah untuk fakir miskin yang pahalanya menjadi rahmat bagi orang tuanya.

Kasih ibu memang tiada duanya , karena memang tiada bandingannya , ia rela menderita bahkan melakukan apa saja demi anaknya sekalipun ia tidak memiliki kemampuan membahagiakan anaknya secara materi , perjuangannya untuk melahirkan anaknya sudah melebihi segalanya, Alloh SWT mengabadikan dalam firmannya : Kami perintahkan kepada manusia supaya berbuat baik kepada kedua orang tuanya , ibunya mengandungnya dengan susah payah,mengandungnya sampai menyapihnya selama 30 bulan Q.S Al-Ahqaaf, Rosululloh juga mengingatkan kita ketika orang tua masih hidup , bersegeralah berziarah silaturrahim kepada kedua orang tuanya ,Alloh akan mencacat baginya setiap langkah dengan setarus pahala dan menghapus seratus dosa .Dan jika ia duduk bersantai dengan mereka bercakap-cakap dengan kata-kata yang baik , maka Alloh akan mengampuninya.

Sedongkol-dongkolnya hati orang tua kepada anaknya, niscaya akan luluh juga ketika seorang anak mau bersimpuh dihadapannya, dan sebagai orang tua yang selalu mengharap rahmat dari Alloh tentunya tidak akan sampai hati berkata buruk untuk anaknya karena semua kata-kata yang keluar dari lesannya adalah bernilai doa yang langsung didengar oleh Alloh karena hubungan rahim antara ibu dengan anaknya tidak ada tembok yang bisa menghalanginya.

(ALLOH HANYALAH MEMBERI KASIH SAYANG NYA KEPADA HAMBANYA YANG BERSIFAT KASIH SAYANG )

March 10, 2009 · Kategori Renungan, Warta BKKKS